Hari ini aku ga tau mau nulis apa…
Padahal kemarin – kemarin di saat aku agak sibuk banyak banget ide yang udah pada ngantri ehhh giliran udah buka blog dan mau nulis eehhh pada kabur….
Tadi aku sempat buka email dan dapat email dari seorang kawan lama yang mengingatkan aku bahwa sebentar lagi tanggal 22 Desember adalah hari Ibu.
Dulu aku pernah punya semua rencana untuk alm. Ibu, kala itu aku berniat satu hari penuh ibu istirahat untuk tidak melakukan kegiatan rumah tangga. Sebagai gantinya biar kami putra – putrinya yang melakukan tapi sayang rencana itu tinggal rencana dan 1 bulan sebelum hari ibu, ibu benar – benar istirahat.
Oke hari ini aku ga mau sedih, aku cuma sedikit cerita saja.
Kembali ke email seorang kawan lama….
Bingung ga… koq muter – muter sich
Isi email kawan lama itu adalah
Ini adalah mengenai Nilai kasih Ibu dari Seorang anak yang mendapatkan ibunya sedang sibuk menyediakan makan malam di dapur. Kemudian dia mengulurkan secarik kertas yang bertulis sesuatu. si ibu segera membersihkan tangan dan lalu menerima kertas yang diulurkan oleh si anak dan membacanya.
OngKos membantu ibu:
1) Membantu Pergi Ke Warung: Rp20.000
2) Menjaga adik Rp20.000
3) Membuang sampah Rp5.000
4) Membereskan Tempat Tidur Rp10.000
5) menyiram bunga Rp15.000
6) Menyapu Halaman Rp15.000
Jumlah : Rp85.000Selesai membaca, si ibu tersenyum memandang si anak yang raut mukanya berbinar-binar. Si ibu mengambil pena dan menulis sesuatu dibelakang kertas yang sama.
1) OngKos mengandungmu selama 9bulan – GRATIS
2) OngKos berjaga malam karena menjagamu – GRATIS
3) OngKos air mata yang menetes karenamu – GRATIS
4) OngKos Khawatir karena selalu memikirkan keadaanmu – GRATIS
5) OngKos menyediakan makan minum, pakaian dan keperluanmu – GRATIS
6) OngKos mencuci pakaian, gelas, piring dan keperluanmu – GRATIS
Jumlah Keseluruhan Nilai Kasihku – GRATISAir mata si anak berlinang setelah membaca. Si anak menatap wajah ibu, memeluknya dan berkata, ‘Saya Sayang Ibu’.Kemudian si anak mengambil pena dan menulis sesuatu di depan surat yang ditulisnya: ‘Telah Dibayar’ .
Nah buat yang masih memiliki Ibu, Gunakan kesempatan di hari istimewa ini untuk mengungkapkan cinta kasihmu pada ibu.
Meskipun masih ada hari lain untuk ungkapkan kasih itu kepada ibu, tapi mungkin ini hari yang paling istimewa.
Coba lakukan beberapa tips berikut ini yang mungkin jarang dilakukan ke ibu.
Buat yang jarang cium pipi ibu, coba rasakan kembali lembutnya pipi ibu.

Coba sekali – kali bantuin salah satu pekerjaan rumah tangga yang biasa ibu lakukan seperti mencuci pakaian ya… walaupun sudah pakai mesin cuci

Buat yang jarang pergi belanja bareng ibu, coba luangkan waktu sebentar untuk ibu. Ya meskipun banyak diantara pilihan kita ga sesuai dengan pilihan ibu. Ingat jangan rusak suasana bahagianya ya

Setelah pergi berbelanja, bantuin ibu masak juga ya.

Disela – sela masak boleh juga koq kita ngerumpi boleh tentang gosip seleb saat ini yang lagi heboh sambil minum teh aja dech ga usah kopi,biar ga sakit maag ya….

Setelah pekerjaan dalam rumah, lanjut temanin ibu merawat tanaman kesayangannya.

Mmmm di saat santai coba dech ajak ibu “jalan-jalan” di dunia maya. Cari resep masakan atau artikel – artikel bagus.

Nah setelah seharian bersama ibu jangan lupa berikan pelukan dan setangkai bunga juga boleh koq

Mmmmm oh ya meskipun ibuku udah tidak ada, ya aku cuma bisa berdoa aja. Sebagai gantinya, aku mau persembahkan bunga untuk umi Inung sebagai tanda cinta dariku.

Nah untuk ibu – ibu yang lain aku juga mau mempersembahkan award ini sebagai tanda cinta dari ku untuk memperingati hari Ibu.

Dan para ibu yang beruntung itu adalah :
1. Ibu Dyah Suminar
Di sela – sela kesibukannya, menurut kacamataku Bu Dyah benar – benar ibu yang baaiiikkk banget. Aku sempat terharu waktu baca postingan beliau saat mengantarkan putrinya mencari apartemen dan campus visit pada sekolah yang sudah dipilihnya di Malaysia
2. Ibu Edratna
Seorang ibu yang menurutku sangat pandai. Meskipun dulu kuliahnya di bidang pertanian, ehhh kerjanya di bank dan hebatnya beliau sudah pernah mampir ke berbagai daerah di seluruh Indonesia.
3. Ibu Tutinonka
Mmmm waktu itu iseng sich mampir ehhh ga taunya ibu Tutinonka adalah teman Umi Inung. Dari awal sich aku udah ngefans banget ma Ibu Tutinonka, namanya unik Ibu Tutinonka jadi cukup Ibu Tuti bukan Ibu Tutik.
4. Indah
Nah kalau ibu satu ini, perkenalan awalnya sich karena aku tertarik dengan penawaran dagangannya. mmm berawal dari sebuah milis, kirim email dan akhirnya chatting.
5. Inna (Istantina)
Kalau si ibu satu ini sich, hampir sama dengan aku memiliki pipi yang chubby. Mmm sampai – sampai si ibu ini nyebut keluarga kecilnya “chubbyfamily”.
6. Mbak Puak
Aku milih si ibu ini, katanya body gendut
sampai – sampai panggilannya “mbakpuak” dalam bahasa padang arti gendut.
kalau sekarang masih gendut juga berarti kita samaan,mbak
7. Yessymuchtar
Yang aku suka dari ibu muda ini, narsis abis. Aku rada ngiri dengan body yang ga nyangka kalau udah jadi seorang Ibu. Aku sempat terharu ma ibu ini waktu anaknya,Tangguh sakit. Gimana repotnya ibu ini.
8. Tante Imelda
Kunjungan pertamaku ke blog ibu ini, aku jatuh cinta dengan theme blog nya yang cantik banget dan tulisan si ibu ini yang aku baca pertama adalah membeku. Bagaimana perjuangan si ibu ini saat anak-anaknya sakit padahal kondisi si ibu ini juga sedang kurang sehat.








Ibuuu…. (sambil inget ibuku di jakarta dgn kursi roda kesayangannya, semoga Allâh swt memberkahimu….)
Ayahnya, baca di:
http://silmikaffa.wordpress.com/2008/12/12/melepas-nafas-terakhir-ayahanda-tercinta/
Nuhun, teh, atas postingannya!
waahhhhhh Reti nggak nyangka
aku dapet award juga dari Reti….
hiks
terharu……
dan terima kasih banyak.
EM
moment hari ibu memang tak bisa digantikan… hmmm… good!!!
lam knaalll…
Retie …makasih banyak ya….
Ternyata Retie sering baca blogku ya….syukurlah jika tulisanku ada manfaatnya…
sudah pernah baca dari email yg diforward teman. Tapi tetap aja tersentuh walaupun sudah dibaca berulang2..
Membayangkan ada di perutnya 9 bulan
Membayangkan ada di dekapannya saat masih kecil
Membayangkan ada ciumannya di setiap kisah hidup
Membayangkan ada petuahnya di setiap langkah
Tak kan cukup waktu tuk membalas
Selamat Hari Ibu
Salam kenal, makasiy sudah berkunjung….blognya manis….
wah ada beberapa wanita tersebut di atas emang patut dipuji, maklum sudah kenal di blogosphere
hehehe
salut sama ibu emang cintanya tanpa syarat *kata temanku, saya mengiyakan*
Saat ini aku sudah berkeluarga punya 2 putra yang masih balita, betapa kurasakan betapa perjuangan dan pengorbanan ibuku dulu sewaktu aku masih kecil hingga besar. Untuk itu berusahalah untuk tidak menyakiti hati ibu kita. Niscaya hidupmu akan bahagia
http://iwanmalik.wordpress.com
Info Pendidikan & Wirausaha
Mbul kan blm tanggal 22 hari ini
btw, hari ini Ibu ultah, tapi ga ada disini, hiks…
suka aku ma rtikelmu kali ini.
ga kaw kirimkan kemana2??
kirimkan ajah……
mayan loh, berguna pula
terharu ama cerita nya….sip..sip… untuk ibu mmang for de best
hu…hu…hu…
I love My Mother…..
Very…very…love……………
aQ g bs berkata apa2.. mother is everything in the world, the best we ever had…
makasihhhhhhhh
makasihhhhhhhhhhhh
cium cium dan peluk peluk Retie…
Tangguh juga titip cium buat kamu ya
moga moga kamu segera di karuniai momongan ya sayangku
with love
Yessy muchtar
Aduh!! Udah lama aku nggak ketemu mamaku.
Lama nggak berbincang dengannya.
Makasih postingannya. Jadi mengingatkan.
Semoga Tuhan segera mengabulkan permohonanmu untuk segera punya momongan..trus…jadi Ibu deh..kayak 8 orang ini deh.. hehehe
Postingannya sungguh menarik dan menyentuh. Kasih ibu tak terbilang. Ketulusannya tandas.
Selamat Hari Ibu buat para ibu yang telah berjasa terhadap kehidupan, juga buat calon ibu yang menyongsong masa depan. Mari jadikan kasih ibu sebagai teladan untuk mencintai sesama manusia dan segenap alam raya….
Simbooookk, aku kangennn…
nah, pertanyaannya……..setelah hari ibu, apa kembali ke selera asal ?
rasanya aneh saja, hari ibu cuma buat pamer kemesraan sehari, dan setelah itu kembali ke semula. yg suka bete sama ibu, ya bete2an lagi, yg nggak pernah bantu nyuci baju nyuci piring, ya begitu lagi, yang lebih senang ngrumpi dengan kawan daripada dengan ibu, tetap meninggalkan ibunya untuk nonton infotainment sendiri.
hah ? mending nggak usah ! itu hanya menjadikan beliau2 sebagai simbol saja. toh, seharusnya setiap hari bisa menjadi hari ibu.
*komentar yg sama buat hari2 yg lain deh, valentine misal. kayaknya kita cuma latah dengan budaya barat saja. peace ! *
Terimakasih Retie, atas pemberian awardnya yang cantik sekali. Setiap wanita pastilah seorang ibu yang penuh kasih sayang, baik bagi anak-anaknya sendiri maupun bagi anak-anak orang lain. Hanya mungkin pengungkapannya yang berbeda-beda. Ada yang ekspresif, ada yang tidak …
Btw, Hari Ibu di Indonesia yang diperingati setiap tanggal 22 Desember sebenarnya berawal dari gerakan para wanita menentang penjajahan dan memperjuangkan harkat perempuan (jadi merupakan perjuangan di ranah publik, sosial dan politik), jadi bukan hari ‘ibu rumah tangga’ seperti Mothers Day di Amerika …
mbak Reti sayang…terimakasih ya….bunda bangga diberi Award oleh mbak Reti….Doakan Ibu mampu menjadi ibu dari banyak anak anak Indonesia yang lain…selain anak anak ibu sendiri. Ketika Ibu Indonesia menjadi mandiri dan pandai…Insya allah akan mengantarkan generasi yang cerdas pula..
[...] Hari Ibu… Beberapa hari yang lalu, saya juga mendapat some kind of award for mother dari Reti. Terima kasih juga untuk ucapan-ucapan dari teman-teman yang lain yang tersebar di [...]
wah.. aku jadi terharu. Bayangin kalo bidadariku dah bisa bilang I LOVE U bunda mungkin saat itu aku adalah manusia paling bahagia d dunia. Thanks ya aku jadi tambah semangat to be a god mom for my little princes