Tag-Archive for » Renungan «

Jan
18

Pernah ga mengalami kebingungan memilih makan??
Pasti diantara kita pernah bingung. Seperti yang pernah saya tulis beberapa waktu yang lalu tentang filosofi makan sebenarnya kita tuch makan untuk apa sich??? :)

Ceritanya hari minggu kemarin tuch aku dan suami tercinta jalan – jalan ke Jakarta (hehehe meskipun kami tinggal di Bekasi kami jarang banget keluar rumah) tapi ga juga sich kalau jalan – jalan karena kami berdua ke Gereja Katedral Jakarta. Misa yang kami ikuti yaitu misa ke tiga yaitu pukul 09.00. Misa berakhir pukul 10.15, cacing – cacing di perut udah mulai berteriak nich. Pengennya sich jajan di depan gereja cuma suamiku tercinta kalau makan maunya milih.

Perjalanan kami dari Gereja Katedral terus berlanjut sampai di Cakung dan kami akhirnya memutuskan untuk mampir ke salah satu Hypermarket di Ujung Menteng.
Masuk ke hypermarket itu untuk beli jeruk dan shampoo aja sich tapi pulangnya dari belanja akunya udah kelaparan.
Kini giliran milih makan. ada 2 depot yang menyajikan beraneka macam makanan.

Depot A menyajikan aneka mie karena dari namanya aja depot bakmi *** dan disebelah kanan depot A menyajikan beraneka macam makanan seperti ayam penyet, nasi goreng, mie ayam, mie jawa, juice alpukat dll.
Kami berdua berdiri di antara 4 banner dari 2 depot tersebut. Salah satu pelayan dari depot B menawarkan sebuah brosur, dari depot A tidak ada penawaran karena pelayannya masih sibuk melayani pelanggan.

“koq depot A ini rame ya,mungkin ini lebih enak dech” kataku
“Mmmm tapi di depot B ada ayam penyet tuch” kataku suamiku
“mmm enak juga sich cuma….”kataku dalam kebingungan.
“udahlah ke depot A aja, kayaknya lihat gambar mie jawanya enak tuch dari pada di depot B”

Oke aku nurut aja dech karena selera makan suamiku emang rada susah sich, karena aku gampang makan apa aja yaaa jadi ngikut dech, tapi begitu sampai di dalam mau pesan makan apa ya bingung lagi mau makan apa….
Karena bingung ya aku pesan yang standar aja dech, i fumie dan es lemon tea.

“ga bosen apa ma i fumie,lagi – lagi i fumie”
“yaaa pengen tau rasanya, tiap depot khan beda-beda” sahut ku.
(maaap suamiku benarnya aku bingung mau makan apa? seandainya kamu tahu, aku pengen banget ayam penyet tapiii aku tahu kamu bakal ngomel khan karena itu pake sambal :( )
Suamiku tercinta memberlakukan larangan makan sambal karena aku terlalu sering mengeluh sakit perut setiap habis makan sambel.

Kira-kira i fumie yang aku makan tadi itu sudah termasuk makanan sehat ga ya?

more…

Jan
14

cewekUdah hampir 1 minggu ini Bekasi hujannn terusss…. hatiku juga rada gerimis tapi udah hari Senin kemarin.

Ceritanya, tetangga depan rumahku punya 2 anak cowok. Kelas 4 SD dan 2 SD. Senin sore saat aku lagi nemenin penjual siomay keliling motongi siomay untuk aku tanpa sengaja aku mendengar anak pertama keluarga itu menelpon mamanya.
“mama katanya pulang jam 5. Ini udah mau jam 6!!!” kata si anak
“bla bla bla bla bla bla” kata si mama (aku ga tau apa kata mamanya jadi aku tulis gitu aja dech)
“mama bohong!!! mama emang suka bohong!!! Pokoknya sekarang juga mama harus pulang!!!”

Telpon langsung di tutup, si anak tadi masuk ke dalam rumah dan aku masih mendengar teriakannya.
“ga mauuuu pokoknya aku mau nunggu mama!!!”
Setelah itu aku hanya mendengar suara tangisannya saja.
Dan aku harus segera masuk rumah, siomay udah di tunggu suami tercinta.

Di dalam rumah aku cerita ke suamiku.
“say dengar ga tuch tangisan anaknya pak G?”
“emang kenapa?”
“ya anaknya itu protes karena mama ga pulang tepat waktu”
“Ya maka dari itu kenapa dulu aku benar-benar mutusin untuk bisnis dirumah, kita jadi punya waktu yang banyak untuk anak-anak”
“Yaa juga sich tapi mereka juga bisnis sendiri koq, cuma si Ibu G itu lagi dikejar target karena si ibu G khan ikutan jadi agen sebuah asuransi”
“mmmm” hanya tersisa itu dari suamiku

Singkat,padat tapi ga jelas. Yaaa ga bisa disalahkan juga sich anak minta perhatian ke mamanya. Si ibu juga ga bisa disalahin juga, dia seneng banget dengan menjadi agen dari sebuah asuransi ini.

Malam harinya saat aku mau mengunci pintu pagar, sebuah taksi berhenti di depan Ibu G dan ternyata benar yang turun dari taksi itu bu G.
“Koq baru pulang,bu?” sapaku
“ya nich habis ketemu ma calon client” jawabnya
“ooo gitu”
“Koq kurusan? masih sakit ya?” tanyanya
“udah mendingan koq,cuma lagi rajin aja nich minum MELILEA nya :)
“Wah iya nich karena sibuk aku jadi lupa ga minum MELILEA lagi” sahutnya
“Gpp ntar khan bisa kurus sendiri karena capek :) ” jawabku
“ya nich,mari bu saya masuk dulu udah kebelet pipis ”
“ehhh iya ya bu”

Aku masuk ke dalam rumah dan melirik ke jam dinding, ooo ternyata pukul 22.30.

“sapa koq malam-malam naik taksi?” tanya suamiku.
“Bu G naik taksi baru pulang”
“Sendirian? darimana emang? malam amat”
“Ya sendirian, dari ketemu client” jawabku

Dan aku langsung masuk ke kamar melanjutkan kembali aktivitasku sebelumnya…..

“Ya Tuhan berikanlah kemudahan bagi bu G dalam pekerjaannya supaya di bisa menjadi SUPERMOM, amin”

more…

Jan
13

Suatu hari Seorang Guru berkumpul dengan murid-muridnya. ..

Lalu beliau mengajukan enam pertanyaan..

 

Pertama…

"Apa yang paling dekat dengan diri kita di dunia ini…???"

Murid-muridnya ada yang menjawab…" orang tua", "guru", "teman", dan "kerabatnya" …

Sang Guru menjelaskan semua jawaban itu benar…

Tetapi yang paling dekat dengan kita adalah "kematian".. .

Sebab kematian adalah PASTI adanya….

kematian
more…

Nov
23

Gara – gara tidur siangku kelebihan 1 jam harusnya aku cuma tidur paling lama 1 jam, malamnya ga bisa tidur dech. Padahal ini udah pukul 23.30. Mmmm mau ngapain lagi ya?? Nyuci baju juga udah baru aja selesai jemur pakaian. Ke dapur lagi ehh dapur juga udah bersih dan ga ada piring kotor lagi….

Mau baca majalah koq males ya… Uhhh :( Buka YM ehhh sepi udah ga ada yang online. Ngecek email ga ada juga email masuk…. Mendingan ngecek email yang dah lama – lama aja dech, sapa tau ada yang bisa dijadikan bahan untuk ngisi blog.

*ngecek email lama dulu ya…*

30 menit kemudian….
more…

Nov
08

Dulu aku punya impian menjadi wanita karier yang sukses sekaligus menjadi ibu rumah tangga yang sukses juga :-?

Ya itu dulu, keinginanku. Tapi sekarang aku ibu rumah tangga yang berbisnis online :) . Aku bahagia dengan status baruku ini.  Tapi jadi ga ada lagi impian ku seperti pergi ke kantor bareng suami, aku mengenakan high heels dengan pakaian yang feminim tapi agak tomboy gitu.

Coba aku buka lagi album kenanganku sewaktu ibu masih ada :( . Ibuku adalah apoteker di sebuah puskesmas. Ya yang jelas ku ingat, seragam PNS di dinas Kesehatan warna putih di paduin dengan blaser warna hijau muda, kuning muda, coklat muda (karena ibuku wanita yang begitu lembut jadi warna favoritnya serba yang muda – muda tapi tidak mengemari daun muda lho ya :) uppstt ) dan ga ketinggalan sepatu dengan hak 5 cm dan yang empuk serta ringan. more…

Mar
29

Suatu ketika, ada seorang bayi yang siap untuk dilahirkan. Maka, ia bertanya kepada Tuhan.

“Ya Tuhan, Engkau akan mengirimku ke bumi. Tapi aku takut, aku masih sangat kecil & tak berdaya. Siapkah nanti yang akan melindungiku di sana?”

Tuhan pun menjawab,

“Di antara semua malaikatKu, Aku akan memilih seseorang yang khusus untukmu. Dia akan merawatmu dan mengasihimu.”

Si kecil bertanya lagi,

“Tapi di sini, di Surga ini aku tak berbuat apa – apa kecuali tersenyum dan bernyanyi. Semua itu cukup membuatku bahagia.”

Tuhan pun menjawab, “Tak apa, malaikatmu itu akan selalu menyenandungkan lagu untukmu dan dia akan membuatmu tersenyum setiap hari. Kamu akan merasakan cinta dan kasih sayang dan itu semua pasti akan membuatmu bahagia.”

Namun si kecil bertanya lagi, “bagaimana aku bisa mengerti ucapan mereka, jika aku tak tahu bahasa yang mereka pakai?”

Tuhan pun menjawab, “Malaikat itu akan membisikanmu kata-kata yang paling indah. Dia akan selalu sabar ada di sampingmu dan dengan asihnya dia akan mengajarkanmu berbicara dengan bahasa manusia.”

Si kecil bertanya lagi,”Lalu bagaimana jika aku ingin berbicara padaMu, ya Tuhan?”

Tuhan pun kembali menjawab,”Malaikatmu itu akan membimbingmu. Dia akan menengadahkan tangannya bersamamu dan mengajarkanmu untuk berdoa.”

Lagi – lagi si kecil menyelidik, “Namun aku mendengar di sana, ada banyak sekali orang jahat, siapakah nanti yang akan melindungiku?”

Tuhan pun menjawab, “Tenang, malaikatmu akan terus melindungimu, walaupun nyawa yang akan menjadi taruhannya. Dia sering akan melupakan kepentingannya sendiri untuk keselamatanmu.”

Namun si kecil kini malah sedih, “Ya Tuhan, tentu aku akan sedih jika tak melihatMu lagi.”

Tuhan menjawab lagi,”Malaikatmu akan selalu mengajarkan keagunganKu dan dia akan mendidikmu bagaimana agar selalu patuh dan taat kepadaKu. Dia akan selalu membimbingmu untuk selalu mengingatKu. Walau begitu aku akan selalu ada di sisimu.”

Hening….

Kedamaianpun tetap menerpa surga. Namun suara – suara panggilan dari bumi terdengar sayup –sayup. “Ya Tuhan, aku akan pergi sekarang. Tolong sebutkan nama malaikat yang akan melindungiku…..”

Tuhan pun kembali menjawab, “Nama malaikatmu tak begitu penting. Kamu akan memanggilnya dengan sebutan “IBU….”

Category: Renungan  Tags: , ,  2 Comments